Bunga Rampai . . . .

Kerja di perusahaan media dan informasi banyak kejadian yang tak terduga sama sekali. Malah mungkin tak akan ditemui ditempat kerja lain.

“Perspektif” dan Aparat
Contoh pertama yaitu pas kerja kita ditungguin oleh aparat militer. Itu terjadi menjelang detik-detik kejatuhan Suharto. Saat itu ada acara talk show populer “Perspektif” yang di bawakan oleh bung Wimar Witoelar. Pada episode itu bung Wimar menjadikan Henry Kissinger, mantan Menlu AS pada era Gerald Ford, sebagai bintang tamunya. Rupanya, aparat takut kalau sang mantan Menlu akan memojokkan regim Suharto, mereka tidak percaya pada team preview kami sekalipun dijelaskan bahwa episode itu aman untuk ditayangkan. Setelah mereka lihat sendiri saat kami preview barulah aparat itu yakin dan pulang.

Demo Banci
Yang lain lagi adalah demonstrasi. Kalau dihitung-hitung, sudah puluhan kali tempatku bekerja di demo orang. Sekedar catatan yang bisa diingat adalah : demo supir taksi, demo FPI, demo partai politik dan demo perwakilan para banci se Jakarta. Enggak kebayang ‘kan para banci demo ? Kalau pada demo-demo yang lain suasananya sedikit mencekam, nah pada demo banci ini yang adalah gelak tawa terus. Habisnya yang demo genit-genit sih. Mana dandanan mereka menor-menor lagi. Mereka demo gara-gara pada sebuah acara musik, penyanyi Dick Doang menyanyikan sebuah lagu yang liriknya menyinggung perasaan mereka. Memang itu lagu liriknya lucu banget. Saya dan teman-teman malahan tertawa terbahak-bahak saat mempreview episode itu. Sialnya, lucu buat kita ternyata sama sekali enggak lucu buat para banci itu. Malahan sebaliknya mereka tersinggung, protes, dan terjadilah demo paling unik sepanjang sejarah saya kerja.

Ancaman Bom
Yang lain lagi adalah ancaman bom. Sudah bukan rahasia lagi, sekalipun media elektronik tampat saya bekerja tidak mengkhususkan diri sebagai media pemberitaan, namun divisi pemberitaan kami selalu menjadi rujukan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi meraka. Dan rupanya, sebuah pemberitaan yang mengedepankan kebenaran, itu tidak selamanya bisa diterima oleh sebagian kalangan. Ada saja yang merasa dirugikan. Lalu terjadilah ancaman bom itu. Memang sih selama ini terbukti itu hanya ulah orang iseng saja, dan semoga itu hanya iseng saja, (amit-amit dah kalau kejadian beneran !), tapi ya tetap saja ancaman itu disikapi secara serius. Sehingga kami pun mau tak mau harus lari terbirit-birit ditengah seriusnya bekerja. Duh, ya Tuhan ada-ada saja . . . .

James Bond

Yang lain lagi adalah jumpa artis. Jumpa artis ? Dimana uniknya ? Ah, itu mah biasa saja. Apalagi untuk dunia pertelevisian. Benar, itu hal yang biasa saja kalo artisnya lokal. Tapi kebayang nggak kalau James Bond datang ke kantor ? Wah, seru juga nih.
Ceritanya, waktu itu Roger Moore datang ke Indonesia untuk memasyarakatkan program-program Unicef disini. Beliau memang datang dalam kapasitas sebagai duta resmi Unicef. Moore kita kenal lewat perannya dalam film-film James Bond seperti A View to a Kill, Octopussy, For Your Eyes Only, Moonraker, The Spy Who Loved Me dll. Moment kedatangan ini kemudian di manfaatkan oleh teman-teman di dept pemberitaan untuk mewawancarainya di program Liputan 6 siang. Saya, yang kebetulan waktu itu ada keperluan keluar kantor sebentar nggak tau kalo ada James Bond datang. Pas balik kantor sekitar jam 12 siang, di lantai 3 kantor kosong melompong. Pikirku biasa saja. Ini ‘kan jamnya makan siang.

Setelah agak lama saya sadar ada keanehan dengan suasana kantor yang benar-benar kosong itu. Biasanya ada saja satu dua karyawan yang makan siangnya terlambat. Kali ini enggak ada. Selidik punya selidik ternyata James Bond itu biangnya. Para karyawan nggak mau kehilangan kesempatan langka itu. Bertemu seorang tokoh James Bond kapan lagi saatnya kalo bukan sekarang, ya nggak ? Akhirnya jadilah para karyawan saling rebutan jabat tangan, foto bareng, minta tanda tangan, say hello sok akrab, haha hihi dll. Wah, sedikitkampungandan ngisin-isinitapi ya dimaklumi saja.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s